Langsung ke konten utama

Anak Dewa Laut yang Kocak dan Relateable Dengan Anak Remaja Jaman Now? Simak Bocoran 7 Sifat Khas dari Percy Jackson!




Percy Jackson adalah seri novel terkenal karangan Rick Riordan. Penuh dengan petualangan berbahaya dan tokoh-tokoh utama anak remaja baru gede.

Dibumbui Mitologi Yunani dan dunia modern yang terasa nyata, seri ini membuat Rick Riordan mengumpulkan keuntungan sebesar $103 juta, dan seri ini telah diterjemahkan sebanyak 37 bahasa dengan penjualan mencapai 180 juta eksemplar.

Tokoh utamanya yaitu Percy Jackson dikenal sebagai anak Dewa Laut Yunani bernama Poseidon yang kocak, humoris, pemberani, dan rela berkorban demi kawan-kawannya.

Selain memiliki sifat layaknya seorang pahlawan, Percy Jackson yang diceritakan masih anak remaja baru puber juga memiliki banyak sekali sifat-sifat kekinian. Karakter Percy juga relate dengan kebanyakan anak remaja yang baru mulai mengenal diri dan potensi masing-masing.

Selain itu, sifat-sifat khas dari Percy mampu membuat banyak anak-anak remaja merasa memiliki kesamaan dengan dirinya. Apa saja itu? Simak pembahasan berikut!



1.    Keberanian Dalam Menghadapi Tantangan

 

Percy diceritakan sebagai anak cupu dengan riwayat sekolah yang sangat buruk. Dikeluarkan selama satu tahun ia bersekolah di sekolah lama, dan harus mencari sekolah baru yang bersedia untuk mengajarnya.

 

Hal inilah yang membuat Percy merasa insecure. Ia sedikit iri dengan anak-anak yang memiliki banyak kelebihan. Sedangkan dirinya banyak sekali memiliki kekurangan yang terlihat.

 

Tidak hanya itu, saat mengetahui siapa dirinya, Percy yang awalnya hidup tenang tiba-tiba harus menjadi anak dalam ramalan. Percy terpaksa harus menjalani segala macam tantangan dan petualangan berbahaya yang bisa membunuhnya.

 

Tentu Percy takut pada awalnya. Tapi yang menjadi poin lebih dari Percy adalah keberaniannya yang nekat untuk menghadapi setiap tantangan di jalannya. Masa depan tidak pasti dan mungkin saja membuat ia terbunuh, tapi Percy memilih untuk memberanikan dirinya dan melakoni tantangannya daripada harus bersembunyi.

 

Ini bisa menjadi contoh bagi anak-anak jaman now agar berani menghadapi tantangan dan kesulitan yang saat ini sedang menerpa hidup. Percy saja berhasil mengalahkan Minotaurus si manusia banteng di umurnya yang baru 12 tahun, masa kalian mengeluh hanya karena tidak mau membuka buku matematika?

 

Masa kalah sih dari Percy Jackson?

 

2.    Humor Kocak Dalam Situasi yang Sulit

 

Sebagai anak remaja, Percy tentunya juga memiliki selera humor yang baik. Karena bagi Percy, itu hanyalah satu-satunya hiburan untuk hidupnya yang selalu diterjang apes. Percy menjadi lucu untuk membuat situasi rumit di dalam hidupnya terlihat lebih baik.

 

Anak mana yang tidak marah pada sang ayah tiri yang memperlakukannya dengan buruk? Percy yang tidak punya kekuatan apa pun saat itu hanya bisa mengumpat di dalam hati dan mendeskripsikan ayah tirinya yang jahat dengan julukan Gabe si Bau yang baunya seperti Pizza bawang basi dengan celana olahraga.

 

Anak mana yang menjuluki monster menyeramkan yang menyerangnya dengan sebutan lucu sekaligus kocak saat Percy melawan monster-monster itu? Percy selalu menemukan cara untuk menjelaskan situasi sulit dan apesnya dengan cara kocak.

 

Bahkan meski nyawanya di ujung tanduk, Percy dan kawan-kawannya selalu saja menemukan cara jitu dan lucu untuk meloloskan diri.

 

Hal inilah yang bisa menjadi inspirasi anak-anak jaman sekarang. Dengan tantangan masing-masing, Percy selalu membuat situasinya yang sulit menjadi lucu perlu kita teladani. Agar tidak terlalu serius menghadapi tantangan dan mampu melihat situasi sulit itu menjadi lucu. Serta tidak terlalu cemas dan sekaligus bisa mentertawakan hal itu sebagai penghiburan diri.

 

3.    Keterikatan Dengan Keluarga dan Teman

 

Selama ia menjalani hidupnya, Percy memiliki seorang ibu yang bekerja keras untuknya siang dan malam, demi membesarkan Percy yang lahir tanpa didampingi sosok ayahnya. Ibunya tipe Single Mother yang hebat, rela melakukan ini dan itu dan melindungi Percy dari apa pun sejak kecil.

 

Karena itulah, Percy benar-benar sangat menyayangi ibunya dan rela melakukan apa pun untuk membahagiakan ibunya. Sebagai ganti karena ibunya sudah bekerja keras selama ini.

 

Dan juga, Percy memiliki seorang teman bernama Grover yang setia dan menjadi teman satu-satunya setelah bertahun-tahun Percy tidak punya teman karena berpindah-pindah sekolah. Dan Groverlah yang menjadi alasan Percy nekat mengarungi laut penuh monster untuk menyelamatkan temannya.

 

Annabeth juga sama! Percy pun juga melakukan apa pun untuk Annabeth yang cerdas dan menjadi salah satu sobatnya yang setia. Meski bermulut pedas dan sinis, tapi Annabeth mau menjadi teman bagi Percy yang kikuk kalau di depan perempuan sebayanya yang cantik.

 

Selain kedua orang itu, Percy juga memiliki banyak sekali teman dan keluarga yang ia sayangi. Hal ini menjadi contoh untuk anak-anak jaman now agar menyayangi keluarga serta teman-teman yang banyak berkorban untuk diri mereka masing-masing.

 

4.    Rasa Ingin Tahu dan Penasaran yang Begitu Kuat

 

Sepanjang kisah, Percy Jackson diceritakan sebagai anak laki-laki yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan penasaran yang begitu kuat. Ini bisa ditandai saat pertama kali mengetahui kalau ia adalah seorang anak dewa laut, Percy tidak langsung duduk diam saja seperti kebanyakan anak-anak lain.

 

Ia terus mencari tahu tentang dirinya sendiri. Mengapa dirinya begitu spesial? Apa yang bisa ia tonjolkan dari dirinya selain fakta kalau ia adalah anak dewa laut yang sangat tersohor? Karena hal inilah Percy mencari tahu tentang kualitas dirinya dan berubah dari yang awalnya zero menjadi hero.

 

Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari mitologi Yunani, Percy terus penasaran selalu belajar tentang mitologi dan sejarah tentang bangsanya sendiri yang dulu berjaya.

 

Keingintahuannya yang memuncak menjadi alasan bagi Percy untuk terus mempelajari rahasia ilahiah tentang mitologi Yunani. Yang tersembunyi di balik dunia manusia yang payah sekali di dalam hidup manusia Percy yang cenderung selalu apes.

 

Melalui petualangan berbahayanya, Percy terus saja belajar tentang mitologi Yunani dan mempelajari berbagai macam hal seperti kemampuan dirinya sendiri, potensi, kemampuan bertarung dan bertahan hidup. Percy juga mencari tahu mengapa ia bisa terpilih.

 

Selain rasa penasaran yang tinggi, Percy juga diliputi dengan keingintahuan yang kuat tentang teman-teman sesama demigod. Bagaimana menggunakan kemampuan milik mereka masing-masing agar selaras dan bisa menyelamatkan dunia bersama-sama.

 

Sifat inilah yang bisa menjadi contoh bagi para anak-anak jaman now agar selalu memiliki rasa ingin tahu dan penasaran agar bisa mempelajari hal baru, menghadapi tantangan yang berat sebagai pembelajaran diri, dan menyikapi segala sesuatu dengan pikiran yang terbuka.

 

5.    Ketulusan dan Kejujuran Percy

Percy selalu menjadi orang yang selalu tulus dan jujur. Ia tulus menyayangi ibunya yang berkorban banyak padanya. Bahkan sangat menyayangi kawan-kawan demigod-nya dan bersikap jujur yang menunjukkan jika Percy memang benar-benar anak yang memiliki kualitas yang tinggi.

 

Percy selalu memegang prinsip-prinsip kebaikan di dalam dirinya. Menjaga persahabatan, rela mempertaruhkan nyawa demi orang lain dan rela berkorban semata-mata bukan untuk kepentingannya saja.

 

Percy juga selalu jujur akan ketidak-sempurnaan yang melekat di dalam dirinya. Ia selalu jujur dengan tidak membohongi kelemahannya yang rasanya manusiawi bagi anak remaja, yang sudah ditimpa ujian dan cobaan yang sangat berat.

 

Hal inilah yang menjadi inspirasi bagi anak-anak jaman now agar selalu tetap jujur dan tulus demi menjadi pribadi yang berkualitas dan baik di mana pun. Meski dunia kejam dan situasi sulit selalu menimpa.

 

6.    Keterlibatan Dalam Perjuangan yang Lebih Besar

 

Di dalam novelnya, Percy yang menghadapi kekuatan jahat yang ingin menghancurkan dunia tempatnya dan orang-orang berharganya tinggal tidak bisa  Percy biarkan begitu saja.

 

Sepanjang perjalanan, Percy memerangi kejahatan dan mengorban dirinya untuk hal itu. Ia memperjuangkan kebenaran, kesungguhan, dan melawan ketidakadilan yang ada di dalam hidupnya.

 

Meski nyawa hampir selalu diujung tanduk, Percy tetap tidak menyerah. Dan meski bagian di dalam dirinya sedikit takut, tapi Percy selalu berhasil mengalahkan ketakutan itu dan selalu mengangkat senjatanya untuk membela kebenaran.

 

Percy tidak tahu apakah bisa kembali hidup-hidup, tapi Percy tahu kalau ia memang harus melakukannya. Sifat inilah yang bisa menjadi inspirasi anak-anak jaman now untuk berkonstribusi di dalam hidup masing-masing dengan melawan ketidakadilan kecil yang marak terjadi di lingkungan masyarakat.

 

Agar bisa mewariskan dunia yang indah untuk anak cucu mendatang.

 

7.    Menghadapi dan Menerima Kelemahan

 

Percy sadar betul kalau dirinya tidak sempurna. Dunia mitologi Yunani yang kejam dan monster-monster ganas selalu siap menelan Percy jika ia tidak memiliki cukup kekuatan untuk melindungi dirinya sendiri.

 

Karena sadar masih kecil dan lemah, Percy selalu belajar bertahan hidup dan mengasah keterampilannya dalam berpedang, untuk melindungi dirinya di Perkemahan Blasteran bersama anak-anak sepertinya.

 

Selain itu, di awal novel Percy juga memiliki insecurity akan orang lain yang rasanya lebih baik darinya. Lebih tampan, pintar, kaya dan lebih kuat. Tapi Percy bukanlah tipe anak yang selalu menanyakan nasib dan berpasrah diri.

 

Percy terus belajar dan berusaha. Dan alih-alih lari dari kelemahannya sendiri, Percy selalu menghadapinya dan berani mengakuinya. Meski dirinya adalah putra laut dan seorang pahlawan yang kuat, tapi Percy tahu kemenangannya tidak lain bantuan dari teman-teman dan mentornya yang luar biasa.

 

Percy juga tidaklah sombong dengan dirinya karena ia tahu betul ia banyak sekali kekurangan. Tapi tidak malu karena hal itulah yang menjadikan dirinya seorang manusia yang beruntung memiliki darah dewa.

 

Hal ini bisa menjadi contoh bagi anak-anak jaman now agar berani mengakui dan menerima kelemahan diri. Yang menjadikan kita insan yang akan terus belajar untuk mengatasi kekurangan masing-masing.

 

Jadi itulah guys tentang sifat-sifat relateable di dalam diri Percy Jackson. Wah, ternyata setelah kita simak, Percy ternyata memiliki banyak sifat remaja dan permasalahan yang mirip dengan keresahan anak-anak remaja jaman now.

Mulai dari keberanian dalam menghadapi tantangan dan lain-lain. Seri ini membuat kita bisa merasakan betapa hidupnya Percy karena ternyata ia tidak jauh berbeda dari kebanyakan remaja.

Banyak sekali sifat-sifat yang bisa kita jadikan contoh untuk menjadi remaja yang lebih baik lagi. Tentunya Percy memiliki itu tidak dalam sekejap mata. Meski kita tidak memiliki darah dewata, kita bisa tetap mengikuti petualangan Percy dan demigod lainnya yang penuh dengan mara bahaya. Serta memetik pelajaran berharga dari Percy Jackson.

Postingan populer dari blog ini

Chiron, Manusia Kuda Paling Bijaksana! Centaurus Dalam Legenda Yang Mengajari Para Pahlawan Yunani Besar Menjadi Mentor Percy

Rara Restu Humaira -  Centarus adalah sebuah ras yang ada di dalam mitologi Yunani kuno. Centaurus digambarkan sebagai sebuah ras manusia dari kepala sampai pinggang, dan kemudian bagian bawahnya adalah empat kaki kuda yang besar dan tinggi. Centaurus digambarkan sebagai ras yang suka berperang, bar-bar, suka mabuk-mabukan, tidak berbudaya dan sangat menyukai perang. Namun di antara banyaknya sekian centaurus yang menggelisahkan karena berbahaya, ada satu centaurus yang bijaksana. Chiron digambarkan sebagai centaurus yang baik hati, cerdas, dan beradab. Chiron dikenal sebagai mentor dari banyaknya para pahlawan Yunani yang terkenal. Sebut saja Achilles, Asclepius, Aristaseus, Aktaeon, Jason dan lain-lain. Di dalam legenda, Chiron adalah putra dari Kronos dan seorang nimfa bernama Philyra yang bercinta dalam wujud kuda. Saat Philyra melahirkan Chiron, ia meninggalkan bayi setengah kuda itu karena malu dan jijik. Saat ia sudah yatim piatu karena ditinggalkan, Apollo dan Artem...

Annabeth Putri dari Dewi Perawan? Hal-hal yang Menyebabkan Annabeth Chase Layak Disebut Jenius di Universe Percy Jackson!

  Annabeth Putri dari Dewi Perawan? Hal-hal yang Menyebabkan Annabeth Chase Layak Disebut Jenius di Universe Percy Jackson!   Annabeth Chase, Putri Athena sang dewi peperangan dan kebijaksanaan. Kalau kalian membaca dan mengenal seri Percy Jackson, selain Percy, kalian pasti mengenal siapa itu Annabeth Chase. Sosok cewek cantik dengan rambut pirang terang dan mata abu-abu badai ini adalah teman petualangan Percy Jackson, sekaligus cewek yang ditaksir oleh Percy. Sosok Annabeth adalah cewek blonde yang sering terkena stereotip dumb blonde girl . Tetapi sebagai anak Athena, Dewi kebijaksanaan, Peperangan, Strategi dan Teknik, serta Dewi Perawan, Annabeth bukan tipe cewek arogan dan bodoh seperti Regina George di Mean Girls. Dia adalah salah satu anak Athena yang jenius dan pandai sekali dalam mendesain sebuah bangunan yang kuat dan indah, serta salah satu kartu as bagi kelompok Percy untuk bertahan hidup. Dengan mengandalkan taktik jeniusnya yang tidak terduga, pantas ...